
KEPADATAN
MORAL
Coretan
: IKEZZ PSYCH
Perbedaan
adalah fitrah manusia. Setiap orang memiliki sifat yang berbeda, bahkan 2 orang
anak yang lahir dari satu rahim ibu dalam jangka waktu bersamaan pun memiliki
sifat yang berbeda pula. Perbedaan sifat itulah yang setidaknya mampu membuat
kita untuk saling mengingatkan dan mengambil pelajaran dari orang lain atas
sifat yang dinilainya baik. Bahkan disisi lain perbedaan sifat juga menyatukan
kita dalam bingkai kebersamaan yang penuh dengan perbedaan, baik dari perbedaan
perilaku, pendapat, pemikiran, gaya hidup, serta agama dan budaya. Namun ironisnya,
kadang perbedaan sifat membuat seseorang merasa dirinya yang lebih baik, sehingga
hidupnya penuh dengan sifat egois, kesombongan, dan anti sosial.
Perbedaan-perbedaan
inilah yang nantinya melahirkan yang namanya kepadatan moral. Adapun defenisi
kepadatan moral yaitu terkumpul dan teroganisirnya berbagai sifat yang berbeda
dalam satu ruang atau wada, dan disinilah mulai tumbuh benih-benih konflik yang
kalau tidak disikapi dengan bijak justru melahirkan konflik baru. Memang pada
dasarnya manusia ketika hidup dalam lingkungan keluarga maupun sosial tidak
akan pernah bisa lari dari konflik, karena konflik sifatnya inheren, akan
terjadi kapan dan dimana saja.
Kepadatan
moral bukan berarti menuntut kita untuk saling membenci atau saling bermusuhan
diantara kita, tapi justru dengan kepadatan moral kita diajarkan untuk saling
menghargai dan menghormati setiap perbedaan agar terciptanya lingkungan yang
harmoni.
Konflik
yang lahir dari kepadatan moral adalah salah satu jalan menuju kedamaian yang
sesungguhnya, jika konflik itu kita selesaikan dengan cara yang halus. Bukan
dengan kekerasan yang justru malah menambah konflik.
![]() |
